Minggu, 01 Desember 2013

Analisis Bahan Ajar Perguruan Tinggi Jurusan Farmasi

ANALISIS BAHAN AJAR KIMIA PADA
PERGURUAN TINGGI

1.1.PENDAHULUAN
Dalam dharma pengajaran setiap dosen dituntut untuk mempersiapkan diri dalam pembelajaran di kelas dengan menyusun (1) GBPP kurikulum, (2) Satuan acara perkuliahan, (3) dan Bahan ajar.
Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan berupa seperangkat materi yang disusun secara sistematis untuk membantu guru/instruktur  dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan memungkinkan siswa untuk belajar. Penyusunan bahan ajar harus dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Sehingga dalam menyusun bahan ajar seorang pendidik harus mengorganisasikan materi ajar untuk menyusun bahan ajar. 
Ilmu kimia sangat luas cakupannya salah satunya adalah Farmasi. Farmasi (bahasa Inggris: pharmacy, bahasa Yunani: pharmacon, yang berarti: obat) merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat. Kata farmasi berasal dari kata farma (pharma).
Farmasis (apoteker) merupakan gelar profesional dengan keahlian di bidang farmasi. Farmasis biasa bertugas di institusi-institusi baik pemerintahan maupun swasta seperti badan pengawas obat/makanan, rumah sakit, industri farmasi, industri obat tradisional, apotek, dan di berbagai sarana kesehatan.
Berdasarkan alasan di atas maka peneliti melakukan suatu mini riset yang berjudul “ Analisis Materi Ajar Kimia di Jurusan Analis Farmasi Fakultas Farmasi”.



1.2.METODE
Adapun metode penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di salah satu  jurusan yang terdapat di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. Instrument yang digunakan adalah instrument non test yaitu lembar wawancara. Sampel penelitian adalah para staf pendidik terkait dengan ketua Jurusan salah satu jurusan yang terdapat di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

1.3.HASIL DAN PEMBAHASAN
1.3.1.      Profil Fakultas
Pada tahun I969 FMIPA USU membuka Jurusan baru yaitu Jurusan Farmasi yang merupakan Jurusan keempat, dimana sebelumnya pada tahun 1965 telah dibuka tiga Jurusan yaitu Jurusan Matematika, Fisika dan Kimia. Bulan Mei 2007 dibuka Fakultas Farmasi. Dalam Fakultas Farmasi ini terdapat dua jurusan yaitu D – 3 Analisis Farmasi dan Farmasi S – 1. Dan selanjutnya analisis ini dilakukan untuk jurusan D – 3 Analisis Farmasi.
Adapun susunan kepemimpinan dalam Fakultas Farmasi ini adalah sebagai berikut.
Dekan                          : Prof. Dr. Sumadio Hadisaputro, Apt
Pembantu Dekan         :
1.      Dra. Julia Reveny, M.Si Ph.D. Apt.
2.      Drs. Surjanto, M.Si. Apt
3.      Dra. Nazliniwaty, M.Si.Apt.
Ketua Jurusan             : Prof. Dr. Jansen Silalahi, M.App.Sc., Apt

1.3.1.1.Visi
       Pada tahun 2008 Jurusan Farmasi FMIPA USU menjadi sebuah lembaga pendidikan yang utama dalam bidang farmasi di wilayah Indonesia bagian barat, Malaysia, Singapura dan bagian selatan Thailand; menghasilkan sarjana farmasi yang mampu mengembangkan diri sesuai dengan lingkungan kerja; sebagai pusat penelitian dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk mengembangkan obat tradisisonal; sebagai pusat pengabdian pada masyarakat yang mampu berperan sebagai pusat konsultasi dan rujukan bagi industri-industri farmasi, kosmetika, makanan dan minuman.

1.3.1.2.Misi
      Menyelenggarakan pendidikan. penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan kualitas yang mampu bersaing secara regional dalam :
  1. Menghasilkan lulusan yang mampu melakukan produksi, distribusi, pengawasan dan pengendalian terhadap obat, kosmetika, makanan dan minuman dan alat kesehatan.
  2. Melakukan penggalian sumber obat baru dan pengembangan obat tradisional.
  3. Melakukan pemecahan masalah yang ada di masyarakat khususnya di bidang farmasi.

1.3.2.Kurikulum
Dalam perkuliahan Program Diploma – 3 Analis Farmasi ini lebih mengutamakan praktikum dibandingkan perkuliahan teori di dalam kelas. Sehingga jumlah SKS dari praktikum lebih besar dibandingkan kuliah biasa di dalam ruangan.
Kurikulum Program Diploma – 3 Analis farmasi Fakultas Farmasi terdiri atas :
1.      Kurikulum inti merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang dicakup dalam Program Studi Diploma – 3 Analis Farmasi yang dirumuskan dalam kurikulum yang berlaku secara nasional.
2.      Kurikulum Institusional merupakan sejumlah bahan kajian dan pelajaran yang merupakan bagian dari kurikulum Diploma – 3 Analisis Farmasi, terdiri atas tambahan dan kelompok ilmu dalam kurikulum inti yang disusun oleh Fakultas Farmasi USU dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan sesuai ciri khas Program Studi D – 3 Analis Farmasi Fakultas Farmasi USU.

1.3.2.1. Gambaran Mata Kuliah
Mata kuliah dalam kurikulum Program D-3 Analisis Farmasi dibagi menjadi lima kelompok, yaitu :
1.      Kelompok mata kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan mahasiswa menjadi seorang ahli madya yang ahli di bidang analisis farmasi yang beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan, terdiri atas : Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia dan Bahasa Ingris.
2.      Kelompok mata kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang ditujukan terutama untuk memberikan landasan penguasaan ilmu dan keterampilan di bidang analisis farmasi, terdiri atas : Statistika, Fisika Dasar, Kimia Dasar, Botani Farmasi, Mikrobiologi Dasar, Kimia Organik dan Kimia Analisis.
3.      Kelompok mata kuliah Keahlian Berkarya (MKB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang bertujuan menghasilkan seorang ahli madya dengan kekaryaan berdasarkan ilmu dan keterampilan di bidang analisis farmasi, terdiri atas : Farmasetika Dasar, Teknologi Sediaan Farmasi, Biofarmasi, Kimia Farmasi Analisis, Farmakognosi, Fitokimia, Farmakologi-Toksikologi, dan beberapa mata kuliah pilihan serta Tugas Akhir.
4.      Kelompok mata kuliah Perilaku Berkarya (MPB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku yang diperlukan seorang sarjana dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan di bidang farmasi, terdiri atas : Etika dan Profesi Kefarmasian.
5.      Kelompok mata kuliah Berkehidupan Bermasayarakat (MBB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang diperlukan seseorang sarjana untuk dapat memahami kaidah kehidupan bermasayarakat sesuai keahlian di bidang kefarmasian dalam berkarya, terdiri atas : Peraturan dan Perundang-undangan Farmasi.
Dan sebaran mata kuliah tersebut setiap semesternya adalah sebagai berikut.
SEMESTER I
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
UNI 1 001
Agama Islam
2
UNI 1 002
Agama Katolik
UNI 1 003
Agama Protestan
UNI 1 004
Agama Budha
UNI 1 005
Agama Hindu
2.
UNI 1 008
Bahasa Inggris
1
3.
FAM 1 009
Kimia Analitik Kualitatif
1
4.
FAM 1 010
Kimia Organik
1
5.
FAM 1 011
Ilmu Kesehatan Masyarakat
1
6.
FAM 1 012
Kimia Dasar Farmasi
1
7.
FAM 1 013
Farmasetika
2
8.
FAM 1 014
Farmasi Fisik
1
9.
UNI 1 008 P
Praktek Bahasa Inggris
2
10.
FAM 1 009 P
Praktek Kimia Analitik Kualitatif
2
11.
FAM 1 010 P
Praktek Kimia Organik
2
12.
FAM 1 013 P
Praktek Farmasetika I
2
13.
FAM 1 014 P
Praktek Farmasi Fisik
2
Jumlah
20

SEMESTER II
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
UNI 1 007
Bahasa Indonesia
1
2.
UNI 1 006
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3
3.
FAM 1 015
Kimia Analitik Kuantitatif
1
4.
FAM 1 016
Analisis Kromatografi
1
5.
FAM 1 017
Statistika
1
6.
FAM 1 018
Farmakognosi
2
7.
UNI 1 007 P
Praktek Bahasa Indonesia
2
8.
FAM 1 013 P
Praktek Farmasetika II
2
9.
FAM 1 015 P
Praktek Kimia Analitik Kuantitatif
2
10.
FAM 1 016 P
Praktek Analisa Kromatografi
2
11.
FAM 1 017 P
Praktek Statistika
2
12.
FAM 1 018 P
Praktek Farmakognosi I
2
Jumlah
21

SEMESTER III
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
FAM 2 019
Kimia Farmasi Kualitatif
2
2.
FAM 2 020
Analisis Mikrobiologi
2
3.
FAM 2 021
Fitokimia
2
4.
FAM 2 022
Analisis Obat Tradisional
1
5.
FAM 2 023
Etika dan Komunikasi Personal
1
6.
FAM 2 024
Farmakologi
2
7.
FAM 2 018 P
Praktek Farmakognosi II
2
8.
FAM 2 019 P
Praktek Kimia Farmasi Kualitatif
2
9.
FAM 2 020 P
Praktek Analisa Mikrobiologi I
2
10.
FAM 2 021 P
Praktek Fitokimia
2
11.
FAM 2 024 P
Praktek Farmakologi
2
Jumlah
20


SEMESTER IV
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
FAM 2 025
Elektrometri
1
2.
FAM 2 026
Kimia Farmasi Kuantitatif
2
3.
FAM 2 027
Kosalkes
2
4.
FAM 2 028
Analisis Makanan Minuman
1
5.
FAM 2 029
Analisis Sediaan Obat
1
6.
FAM 2 020 P
Praktek Analisis Mikrobiologi II
2
7.
FAM 2 022 P
Praktek Analisis Obat Tradisional
2
8.
FAM 2 025 P
Praktek Elektrometri
2
9.
FAM 2 026 P
Praktek Kimia Farmasi Kuantitatif
2
10.
FAM 2 028 P
Praktek Analisis Makanan Minuman I
2
11.
FAM 2 029 P
Praktek Analisis Sediaan Obat I
2
Jumlah
21


SEMESTER V
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
FAM 3 030
Metodologi Penelititan
1
2.
FAM 3 031
Analisis Dampak Lingkungan
2
3.
FAM 3 032
Undang-Undang Farmasi
1
4.
FAM 3 033
CPOB
1
5.
FAM 3 034
Patologi Klinik
1
6.
FAM 3 035
Manajemen Perbekalan Farmasi
1
7.
FAM 3 027 P
Praktek Analisa Kosalkes
2
8.
FAM 3 028 P
Praktek Analisis Makanan Minuman II
2
9.
FAM 3 029 P
Praktek Analisis Sediaan Obat II
2
10.
FAM 3 031 P
Praktek Analisis Dampak Lingkungan
2
11.
FAM 3 034 P
Praktek Patologi Klinis
2
12.
FAM 3 035 P
Praktek Manajemen Perbekalan Farmasi
2
Jumlah
19

6.      SEMESTER VI
NO.
KODE MK
NAMA MATA KULIAH
SKS
1.
FAM 3 036
Studium Generale
-
2.
FAM 3 037 P
Kunjungan Kerja
2
3.
FAM 3 038 P
Praktek Kerja Lapangan (PKL)
6
4.
FAM 3 039 P
Tugas Akhir (Paper dan Seminar)
4
Jumlah
12

Berikut deskripsi singkat tentang mata kuliah yang terdapat pada jurusan Program Diploma – 3 Analis Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.
1.        Bahasa Inggris mempunyai tujuan mata kuliah agar mahasiswa mampu memahami tata bahasa, susunan kalimat dan perbendaharaan kata yang memungkinkan peserta didik berkomunikasi dengan orang lain, membaca dan menerjemahkan artikel/bahan-bahan referensi yang dibutuhkan, membuat surat menyurat dan laporan dalam bahasa Inggris. Pengalaman belajar di kelas diberikan dalam bentuk ceramah.
2.        Kimia Dasar Farmasi  membahas tentang konsep-konsep kimia dasar termasuk penerapannya dalam analisa. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah meliputi Materi dan Perubahnnya, Jenis-Jenis Reaksi, Sistem Berkala Unsur, Struktur Atom, Ikatan Kimia, Kesetimbangan Kimia, Termokimia, Stoikiometri, dan Larutan.
3.        Farmasetika dasar membahas tentang pembuatan sediaan cair. Pengalaman belajar mengajar disajikan dalam bentuk ceramah, dan diskusi. Pembuatan sediaan cair, meliputi pembuatan mikstura, infusa, suspensi, emulsi, kosmetik.
4.        Kimia Analitik Kualitatif menjelaskan pengertian dari kelarutan, pengendapan, analisa reaksi kering dan reaksi basahyang meliputi pembedaan pereaksi untuk golongan I – Vidan identifikasi masing-masing golongan, pembagian anion; mengenal anion yang bersifat oksidator dan reduktor,reaksi identifikasi anion yang bersifat oksidator, identifikasi anion yang bersifat reduktor, reaksi identifikasi anion BO33- , B4O72-.
5.        Botani Farmasi (Farmakognosi) menjelaskan simplisia dan macam-macam simplisia dari tumbuhan berupa Folium, herba caulis cortex lingnum, radix, rhizoma, flos, fructus, simplisia fragmen-fragmen pengenal jaringan. Sel-sel penyusun masing-masing simplisia senyawa kimia yang terkandung dalam simplisia berupa alkaloida, glikosida, flavonoida, taninn, minyak atsiri, resin, karbohidrat, lipid dan lain-lain. Analisis secara makroskopis dan mikroskopis simplisa dan serbuk simplisia.
6.        Kimia Oraganik membahas tentang : struktur, sifat-sifat, reaksi-reaksi sintesis dan mekanisme reaksi, sehingga berguna untuk pengembangan senyawa-senyawa organik yang meliputi; Pengertian senyawa organik : perbedaan senyawa organik dan anorganik, manfaat senyawa organik dalam bidang farmasi, struktur Kekule, struktur Lewis, mekanisme reaksi, nonmenklatur, Beberapa konsep dasar Kimia Organik : pengerakan atom, konfigurasi elektron, hibridisasi atom karbon, interaksi sp3, sp2, sp, momen dipol, muatan formal, elektonegatifitas, Senyawa Alkana : struktur dan reaktifitas, konformasi dan sifat-sifat alkana,  Alkena : struktur dan reaktifitas serta sifat-sifat alkena. Alkuna : struktur dan reaktifitas serta sifat-sifat alkuna. Membandingkan alkana, alkena dan alkuna, Isomer : isomer kedudukan dan fungsional, Stereoisomer : cis-trans isomer, enensiomer, diastreomer, senyawa meso, Alkil Halida : nukleofil dan elektrofil, Alkohol, Eter, Tiol. Epoksida dan Sulfida : struktur, reaksi, reaktifitas dan sintesis.
7.        GLP (Good Laboratory Practice) membahas tentang; Peraturan-peraturan umum laboratorium dan keamanan di laborarorium, Lay out, managemen dan administrasi Laboratorium., Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: alat-alat gelas, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: timbangan, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium:destilasi air, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: deionisasi air, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: pH meter, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: autoclave, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: mikroskop, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: mikroskopi (lanjutan); Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: spektrofoto meter UV, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium  : spektrofoto meter Vis, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: HPLC, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: GC, Penggunaan dan perawatan alat-alat laboratorium: GC (lanjutan)
8.        Pengetahuan Komputer, mata kuliah ini membahas tentang dasar-dasar personal komputer. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek yang meliputi Pengoperasian WS, Windows dan Lotus, pembuatan dan pengeditan dokumen/laporan, pemakaian rumus dan fungsi untuk pengolahan data, penyajian data dalam bentuk grafik.
Praktikum     :
Pengoperasian WS, Windows, dan Lotus.
9.        Bahasa Indonesia membahas tentang kemahiran berbahasa meliputi bentuk morfologis, bentuk-bentuk kalimat, jenis dan gaya bahasa. Selain itu juga membahas kepustakaan dan prinsip-prinsip penyusunan karya tulis dengan memberi materi. Pengalaman belajar mengajar disajikan dalam bentuk ceramah, diskusi dan penugasan. Ejaan dan tata bahasa Indonesia, teknik membuat karangan dan karya ilmiah, berkomunikasi (ceramah, diskusi, pidato dan laporan tertulis), menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
10.    Pendidikan Kewarganegaraan membahas tentang wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik dan strategi nasional, politik dan strategi hankamnas. Pengalaman belajar mengajar disajikan dalam bentuk ceramah, diskusi, dan penugasan dengan memberi materi : Pengantar Pendidikan Kewiraan, Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Politik dan Strategi, Hankamnas.
11.    Kimia Analitik Kuantitatif  membahas tentang konsep-konsep dasar kimia analitik. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek. Ruang lingkup Kimia Analitik : Kesetimbangan : asam – basa, pengendapan, kompleks, redoks : Metode analisis kualitatif : identifikasi kation dan anion, unsur, dan gugusan fungsional : Metode analisis kuantitatif : gravimetri, volumetri : titrasi asam – basa, redoks, pengendapan, komplesometri, nitrimetri dan TBA, Stokiometri *chemical calculatiuns).
12.    Farmakognosi membahas tentang simplisia dan cara identifikasi kandungannya. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek dengan materi: Tata nama simplisia, nama bagian-bagian simplisia, pengenalan simplisia, simplisia yang mengandung karbohidrat, tanin, lemak, minyak menguap, alkaloid dan damar, identifikasi kandungan simplisia.
 Praktikum
 Mengenal bagian-bagian simplisia yang berkhasiat sebagi obat dengan cara mikroskopis.
13.    Statistika menjelaskan dan menerapkan metode statistika, prinsip rancangan percobaan sebagai suatu perangkat untuk menangani masalah pengumpulan, pengolahan dan penyajian data serta melakukan penarikan kesimpulan melalui suatu pengujian, percobaan dalam bidang analisis farmasi.
14.    Cara Pembuatan Obat Yang Baik menggambarkan definisi istilah-istilah yang digunakan dalam CPOB, personalia, bangunan dan fasilitas, peralatan, sanitasi dan higiene, produksi, pengawasan mutu, inspeksi diri, penanganan keluhan terhadap obat, penarikan obat dan obat kembalian, dan dokumentasi.
15.    Mikrobiologi Dasar meliputi defenisi, bakteri, penggolongan menurut bentuk dan kegunaan bakteri.,pengecatan gram,dasarnya,beda Gram positif dan Gram negatif, faktor pertumbuhan dan penggolongan mikroba menurut sifat ekologinya, cara Isolasi bakteri.Media pertumbuhan,cara menghitung jumlah bakteri, jamur,defenisi,penggolongan,perbedaan satu sama lainnya., reproduksi, identifikasi,media,jamur yang berguna, patogen, virus,defenisi,penggolongan,morfologi, virus yang berbahaya, lifecycle, protozoa, defenisi, penggolongan, sifat-sifat, plasmodium,amuba,life Cycle, toxo plasma dan penyakit yang ditimbulkan oleh protozoa yang lain.
Praktikum Mikrobiologi Dasar  (2 SKS)
·      Cara pembuatan media dan cara-cara sterilisasi media,alat.
·      Pembuatan agar miring, Agar tegak dan cara inohulasi bakteri aerob dan anaerob serta jamur.
·      Menghitung Angka mikroba dengan media padat.
·      Menghitung Angka mikroba dengan turbidimetri.
·      Pengecatan gram dan melihat bentuk-bentuk bakteri.
·      Melihat jamur yang uniselluler,multiseluler.
16.    Analisa Kromatografi  membahas tentang pemisahan komponen campuran dengan cara kromatografi. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek. Materi kuliah meliputi: Pengertian dan jenis-jenis kromatogarfi ; Mekanisme pemisahan kromatogarfi ; kromatogarfi kolom ; kromatografi kertas ; kromatografi lapis tipis ; kromatografi gas ; kromatografi cair kinerja tinggi ; Penerapan jenis kromatografi untuk isolasi/pemurnian, identifikasi, penetapan kemurnian, penetapan kadar, Densitometri
Praktikum
Kromatografi kolom ; Kromatografi kertas ; Kromatografi lapis tipis, Densitometri ; Kromatografi gas ; Kromatografi cair kinerja tinggi.
17.    Kimia Farmasi Kualitatif bagian pendahuluan; pengertian-pengertian yang tercakup pada ruang lingkup Kimia Farmasi Kwalitatif. Cara Analisa yang digunakan meliputi reaksi pendahuluan ; Reaksi Umum ; Reaksi Khusus/Spesifik.
Analisa    senyawa    farmasi     yang     sering     digunakan  berdasarkan  unsur-unsur   yang   membentuknya. Analisa senyawa farmasi yang sering digunakan berdasarkan gugus-gugus fungsi yang terdapat pada senyawa tersebut. Identifikasi   senyawa-senyawa   farmasi    yang   sering   digunakan   mencakup    Reaksi Pendahuluan (organoleptis, nyala, pyrolisa).Reaksi Umum dan reaksi khusus (reaksi warna, pengendapan, reaksi kristal). Membandingkan Rekasi beberapa senyawa farmasi yang hampir sama.
18.         Analisis Mikrobiologi materi kuliah meliputi : Prinsip dan uraian cara melakukan sterilisasi dengan cara panas lembab dan panas kering. Penjelasan sterilisasi dengan cara filtrasi, radiasi dan kimia. Uraian cara melakukan inokulasi dan teknik isolasi. Identifikasi bakteri dengan cara test biokimia dan penggunaan media spesifik. Cara menghitung mikroba dalam suatu sediaan. Kontrol cemaran obat, makanan dan minuman. Analisa dari beberapa tanaman yang bersifat antibakteri. Mikrobiologi terapan dengan menggunakan mikroba. Penetapan potensi antibiotik, vitamin dan koefisien fenol. Enzim dan pengendaliannya.Jamur.
19.    Fitokimia  membahas tentang sifat-sifat, identifikasi dan cara penetapan kadar senyawa kimia dalam simplisia. Biosintesis dalam tumbuhan ; Sifat-sifat dan cara analisis ; Senyawa terpen ; Minyak atsiri ; Fenol : Glikosida ; Alkoloid : Flavonoid : Steroid. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek.
Praktikum
Identifikasi dan penetapan kadar : alkoloid, minyak atsiri, tanin, glikosida.  
20.    Fisika Dasar Kuliah Fisika Dasar Farmasi menjelaskan fenomena fisika pada bahan-bahan untuk sediaan farmasi, bentuk sediaan (dosage form) farmasi, serta hubungan fenomena tersebut dengan analisis sediaan farmasi dan bentuk sediaan (dosage form) farmasi.
21.    Komunikasi Personal membahas Teori komunikasi, maksud dan tujuan komunikasi, isi pesan, menerima pesan dalam komunikasi yang efektif, bentuk komunikasi dan berbagai faktor yang menghambat dan memperlancar komunikasi. Kegiatan belajar dilakukan melalui pengalaman belajar ceramah.
22.    Analisa Sediaan Obat I membahas tentang pengujian bahan baku, obat jadi dan narkoba meliputi uji karakteristik mutu sesuai dengan farmakope. Materikuliah ini meliputi: Analisa bahan baku meliputi pemerian, identifikasi, uji kemurnian, penetapan kadar, ukuran partikel, sudut respose, flow, dll.
Analisa sediaan obat berupa serbuk, tablet, kapsul, salep/krem, sirup, obat tetes, suppositoria, injeksi, meliputi uji kataristik mutu sesuai dengan farmakope : identifikasi, kadar, keseragaman bobot/isi, keseragaman kadar, pH, kekentalan, ukuran, kekerasan, waktu hancur, disolusi, kerapuhan, suhu leleh dll.
Analisa narkotika meliputi macam-macam sifat narkotika, identifikasi narkotika, penetapan kadar sediaan narkotika. Pemeriksaan pestisida, obat psikotropik Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek.
Praktikum
 Pengujian bahan baku dan obat jadi meliputi uji kataristik mutu sesuai dengan farmakope Pengujian narkotika.
23.    Analisa Makanan Minuman I, materi       : Pengenalan beberapa Kandungan Bahan Makanan ; Karbohidrat, lipida, protein  VitaminMineral Bahan Tambahan Pangan. Uraian meliputi : Penjelasan secara umum tentang keenam bahan makanan di atas,antara lain; identifikasi,klasifikasi, sifat kimia, sifat fisika, fisikokimia, serta guna dan fungsi bahan makan tersebut.
24.    Analisis Obat Tradisional mempelajari tentang pengujian yang dilakukan terhadap simplisia dan sediaan obat tradisional (jamu). Materi meliputi: Pengujian terhadap simplisia dan sediaan obat tradisional (jamu) secara umum. Pengujian zat identitas beberapa simplisia secara kimia dan KLT, Pengujian zat kimia murni berkhasiat yang ditambahkan pada jamu secara KLT, Pengujian cemaran mikroba terhadap simplisia dan jamu secara mikrobiologi, Pengujian nilai kepahitan,penetapan indeks busa, Pengujian zat tambahan.
25.    Farmakologi membahas tentang khasiat obat dan cara penggunaannya. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah. Dengan materi: Obat gangguan pencernaan dan contoh, Obat susunan syaraf pusat dan contoh, obat susunan syaraf otonom dan contoh, obat gangguan sistem kardiovaskuler dan contoh, obat saluran pernafasan dan contoh,  lain-lain,  Pengertian, penggolongan, mekanisme kerja, indikasi, kontra indikasi, efek samping.
26.    Analisa Kosalkes membahas tentang pengujian kosmetika dan alat kesehatan meliputi karakteristik mutu sesuai dengan persyaratan yang ada. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah dan praktek. Materi kuiah mencakup: Isolasi, identifikasi serta penetapan kadar zat warna, pengawet, zat aktif, zat yang diperbolehkan dalam batas kadar tertentu, zat yang dilarang, dll. Dalam kosmetik seperti yang tercantum dalam per. Men. Kes. Uji cemaran logam berat, jamur, mikroba, dan uji sterilitas, Jenis alat kesehatan dan pembagiannya, uji alat kesehatan sesuai farmakope maupun cara lain.
Praktikum
Identifikasi dan penetapan kadar
27.    Undang-Undang Farmasi membahas tentang undang-undang dan peraturan yang berlaku yang berkaitan dengan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan analisa farmasi dan makanan. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah.Materi meliputi : Undang-Undang Kesehatan No. 23 tahun 1992. Keputusan Presiden, Peraturan Menteri Kesehatan, Surat Edaran Direktur Jenderal dan peraturan lain yang menunjang di bidang farmasi. Etika kesehatan, terutama di bidang farmasi. Peraturan Menteri Kesehatan : makanan/minuman, kosalkes dan obat tradisional.
28.    Etika membahas tentang perilaku manusia secara psikologi, cara belajar, berfikir dan memecahkan masalah untuk mengambil keputusan serta membahas hubungan sosial kultur dan sikap, intelegensi dan komunikasi antar manusia. Materi kuliah meliputi : Konsep Prilaku Manusia, Emotional dan Spiritual Quotient (ESQ), Hak dan Kewajiban/Perilaku, Komunikasi Non Verbal, Pemahaman Sosial, Daya Tarik Interpersonal, Psikolog/Perilaku dan Kesehatan, Puasa dan Paradigma Sehat, Stress, Presentasi, Diskusi dan Pembahasan tentang masalah-masalah perilaku yang sedang trend, pencegahan terhadap trend negatif, dan masalah-masalah perilaku keluarga (kasus nyata, Perilaku Ahli Madya Farmasi yang Profesional dalam pekerjaan di RS, Industri PBF, Apotek dll).
29.    Standardisasi Farmasi membahas tentang ketentuan dan persyaratan umum F.I. Ed. IV serta beberapa Farmakope lain. Standardisasi Peraksi, Indikator, Larutan Pereaksi. Standardisasi bentuk sediaan baku, sediaan tablet, kapsul. Standardisasi sediaan topikal, injeksi, aerosol. Standardisasi simplisia, ekstraktum, tinctura dan beberapa bentuk sediaan tradisional.
30.  Ilmu Kesehatan Masyarakat membahas tentang konsep/teori dasar kesehatan masyarakat, SKN, RPJP bidang kesehatan, konsep/prinsip administrasi kesmas, konsep epidemiologi. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah
Materi kuliah meliputi;  SKN, kesehatan lingkungan, epidemiologi, KB, gizi, UKS, UKM, penyuluhan kesehatan, KKBS (kepemimpinan Kesehatan Bagi Semua) dan dinamika kelompok. K3, P3K di laboratorium, bahan berbahaya, keselamatan dan kesehatan kerja.
31.  Metodologi Penelitian, materi kuliah ini meliputi; Ilmu dan pengetahuan meliputi tentang Definisi ilmu, cara memperoleh ilmu, dan sumber Ilmu, Peranan dan Ragam Penelitian meliputi persyaratan penelitian, jenis-jenis penelitian, macam penelitian, Metode ilmiah terdiri dari Kriteria dan langkah-langkah metode ilmiah, Desain Penelitian meliputi prosedur penelitian, sistematika penelitian, Permasalahan meliputi jenis permaslaahan, merumuskan judul penelitian dan merumuskan masalah, Hipotesis terdiri dari pengertian hipotesis, jenis-jenis hipotesis, cara menguji hipotesis, Variabel, Pengertian dan macam variabel, pengertian sumber data, Sumber data, Pengertian sumber data, Populasi dan sampel, Analisis data, langkah-langkah analisis data, Pembuatan proposal, tata cara dan penulisan, Pembuatan Tulisan Ilmiah, Format, Tata cara dan penulisan ilmiah.
32.  Analisis Sediaan Obat II, materi kuliah meliputi; SKN, kesehatan lingkungan, epidemiologi, KB, gizi, UKS, UKM, penyuluhan kesehatan, KKBS (kepemimpinan Kesehatan Bagi Semua) dan dinamika kelompok. K3, P3K di laboratorium, bahan berbahaya, keselamatan dan kesehatan kerja:  Pengenalan  bentuk-bentuk  sediaan  cair  (larutan, suspensi dan emulsi) dan  Sediaan setengah padat (salep, krim dan pasta). Pengujian: - Larutan  (uji  kejernihan, pH, keseragaman volume/bobot,   berat jenis, Kebocoran, stabilitas, sterilitas, pirogenitas dan perhitungan tonisitas), suspensi (uji volume pengendapan/sedimentasi ratio, ukuran partikel,sifat alir mudah tidaknya   terdispersi kembali, mudah tidaknya mengalir dari wadah,  viskositas). Emulsi (uji tipe emulsi, volume pengendapan, creaming: down/up ward creaming, ukuran partikel, viskositas). Pengujian sediaan setengah padat: (uji homogenitas, keseragaman bobot, kebocoran, logam berat, tipe krim).  Penetapan kadar:  Netralisasi (Titrasi semi bebas air, titrasi bebas air sebagai basa, titrasi bebas air sebagai asam), titrasi Nitrimetris (indikator dalam dan indikator luar), titrasi Bromometris (langsung dan tak langsung), titrasi Argentometri (cara Budde dan cara lain), penetapan kadar sediaan bentuk cair dan setengah padat.
33.  Analisa Makanan Minuman II, materi :    Pengenalan dan Analisa Kuantitatif Bahan Makanan dari kompoene: Karbohidrat, Lipida, Protein, Vitamin, Mineral, Bahan Tambahan Pangan, Uraian: Penjelasan analisa kuantitatif senyawa yang terkandung dalam keenam bahan makanan tersebut di atas, terutama yang berkaitan dengan fasilitas yang dimiliki oleh Laboratorium Kimia Bahan Makanan Fakultas Farmasi -USU Medan.
34.    Analisis Dampak Lingkungan, materi kuliah meliputi; Pengertian tentang Amdal, Dampak lingkungan, Pencemaran lingkungan, baku mutu lingkungan, Pencemaran air, meliputi pencemaran sungai, danau dan air laut, Komponen-komponen pencemaran air, Sistem pengolahan limbah, Tatacara pengujian limbah cair,  Bahan beracun dan berbahaya meliputi jenis-jenis bahan beracun dan berbahaya,  Sumber bahan beracun dan berbahaya, tatacara penanggulangannya dan pemeriksaannya., Pencemaran udara, bahan pencemar udara, sumber, cara pemeriksaan dan efek terhadap manusia.

1.3.2.      Tenaga Pengajar
Untuk tenaga pengajar/dosen semuanya sudah berpendidikan S2 bahkan sudah banyak yang bergelar S3, Profesor dan guru besar. Semua bidang yang diambil dosen-dosen ini memang mempunyai basic pendidikan di bidang kimia bahkan farmasi. Hanya ada beberapa dosen yang berasal dari fakultas lain yang tidak mempunyai basic kimia atau farmasi yang memberi mata kuliah umum seperti bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan,dan Agama.

1.3.4. Sarana Pendukung
1.3.4.1.            Perkuliahan
a.      Ruang kelas
Overhead Projector,LCD projector, Laptop dan sound system, white board, beberapa ruang kelas yang ber - AC
b.      Perpustakaan
Fasilitas perpustakaan pada Fakultas Farmasi USU diselenggarakan dan disatukan pada perpustakaan pusat USU.
c.       Asrama
Sekarang sedang dibangun sebuah asrama untuk tempat tinggal mahasiswa selama belajar di USU. Disamping itu, tersedia juga pemondokan di sekitar kampus yang disediakan oleh penduduk dan perumahan dosen.

d.      Jurnal ilmiah
Fakultas Farmasi memiliki Jurna Ilmiah dengan nama Media Farmasi yang diterbitkan sejak tahun 1993 dengan ISSN 0854-3054, dan telah diakreditasi B oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Fakultas Pendidikan Nasional.
e.       Pengakuan badan profesi terkait
-          Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI)
-          Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)
-          dll
f.       Hubungan dengan institusi lain
-          Badan Pengawas Obat dan Makanan – Jakarta
-          Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan – Medan
-          Dll

1.3.4.2.Laboratorium
Secara keseluruhan laboratorium yang ada di Fakultas Farmasi USU sebanyak 11 laboratorium. Pengelompokkan unit-unit laboratorium tersebut adalah sebagai berikut.
a.      Bidang kimia farmasi
-          Laboratorium Kimia Farmasi Kualitatif
-          Laboratorium Kimia Farmasi Kuantitatif
-          Laboratorium Sintesa Bahan Obat
-          Laboratorium Kimia Bahan Makanan
b.      Bidang teknologi farmasi
-          Laboratorium Formulasi Dasar
-          Laboratorium Teknologi Formulasi Tablet
-          Laboratorium Teknologi Formulasi Steril
-          Laboratorium Biofarmasi
c.       Bidang biologi farmasi
-          Laboratorium Farmakognosi
-          Laboratorium Fitokimia
d.      Bidang farmakologi
-          Laboratorium Farmakologi
Selain itu, beberapa laboratorium yang digunakan oleh mahasiswa farmasi dikelola diluar Fakultas Farmasi USU, yaitu :
a.       Laboratorium Fisika Dasar, Biologi Dasar, dan Kimia Dasar oleh LIDA USU
b.      Laboratorium Kimia Organik, Kimia Analisis Kualitatif, Kimia Analisis Kuantitatif, dan Biokimia oleh Fakultas KimiaUSU
c.       Laboratorium Komputer oleh Fakultas Kimia USU
d.      Laboratorium Mikrobiologi oleh PS Biologi Fakultas MIPA USU
e.       Laboratorium Anatomi Fisiologi Manusia oleh Fakultas Kedokteran USU
f.       Laboratorium Analisa Fisiko Kimia oleh Pendidikan Tinggi Kimia Industri Medan
                             
1.4.SIMPULAN DAN SARAN
1.4.1.      Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari mini riset ini adalah :
  1. Kesesuaian Silabus, bahan ajar, persyaratan dosen, proses perkuliahan, sarana dan prasarana, berpengaruh terhadap pencapaian kompetensi.
  2. Kualitas bahan ajar sepenuhnya mendukung pengetahuan mahasiswa terhadap kegiatan belajar di fakultas farmasi USU yang mana hampir seluruh mata kuliah berhubungan dengan materi kimia dan lebih mengutamakan praktikum daripada teori.
  3. Hasil Persentase yang didapat dari wawancara, yang dapat menggambarkan kesesuaian dan kualitas kegiatan belajar mengajar di Fakultas Farmasi di USU.

1.4.2.      Saran
Sebaiknya dalam materi perkuliahan tidak selalu menggunakan metode ceramah aar mahasiswa tidak cepat bosan mengikuti perkuliahan walaupun kebijakan dari jurusan lebih mengutamakan praktikum dibandingkan belajar teori.




DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S., (2009), Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan, edisi revisi, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar